Hacker Bukan Orang Jahat
Walaupun dalam dunia IT perkembangan semakin meningkat dan akan terus meningkat akan tetapi tetap saja ada batasan-batasan yang harus dan wajib dipatuhi oleh para pengguna IT…
Mari kita bahas beberapa batasan-batasan dan sanksi apabila batasan tersebut dilewati :
Kita beri contoh disini mengenai internet. Internet identik dengan cyberspace atau dunia maya, hadirnya internet dalam kehidupan manusia telah membentuk komunitas masyarakat tersendiri. Surat menyurat yang dahulu dilakukan secara tradisional dengan menggunakan merpati pos atau kantor pos sekarang dapat dilakukan hanya dengan duduk dan mengetik surat tersebut didepan computer dan cara mengirimnyapun kita tidak perlu capek-capek pergi kekantor pos, hanya tinggal mengklik satu tombol maka surat yang kita kirim akan sampai pada tujuan.
Nah ada beberapa alasan mengapa harus ada batasan dalam penggunaan internet.
a. Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai Negara yang memiliki adapt istiadat, bahasa, budaya dan watak yang berbeda-beda.
b. Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan indentitas yang asli dalam berinteraksi.
c. Dimungkinkan internet dijadikan tindakan kejahatan misalnya penipuan.
d. Setiap pengguna internet memiliki file, data, informasi dan lain sebagainya yang hanya boleh diakses oleh pemiliknya sendiri.
e. Terdapat situs-situs yang tidak sembarangan orang boleh mengaksesnya.
Seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari, apabila orang melanggar suatu batasan aturan yang sudah dibuat maka orang tersebut akan diberikan sangsi baik perdana maupun perdata. Di dunia internetpun demikian. Apabila orang melanggar batasan yang sudah ditentukan maka terdapat sangsi yang akan diterimanya.
Orang-orang yang sering melanggar batasan itu biasa disebut sebagai HACKER, nah disini ada kerancuan mengenai HACKER…banyak orang menganggap HACKER sebagai orang-orang yang menjebol hak akses orang lain padahal untuk lebih tepatnya orang-orang tersebut disebut sebagai CRACKER, mari kita lihat antara HACKER dan CRACKER.
Hacker secara umum adalah :
a. Seseorang yang sangat senang mengeksplorasi suatu program dari suatu system untuk untuk mengetahui batas kemampuannya, dengan mengunakan cara-cara dasar yang akan digunakan oleh orang yang tidak mengerti dan mengetahui bagaimana program itu dibuat dan dengan pengetahuan minimum terhadap program.
b. Seseorang yang sangat antusias dalam membuat program, dan lebih menikmati membuat program dibandingkan berteori tentang program tersebut.
c. Seseorang yang mampu melakukan "hack"
d. Seseorang yang sangat baik dalam memprogram
e. Ahli pemrograman, atau sering melakukan pekerjaan dengan program itu
f. Ahli yang tertarik dengan semua hal, contoh hacker di bidang astronomy.
g. Seseeorang yang senang dengan tantangan intelektual dengan ide kreatif
h. Seseorang yang secara sembunyi-sembunyi berusaha menemukan informasi penting dengan cara menjelajah, lebih sering di sebut sebagai cracker.
Sedangkan Cracker Secara umum :
a. Seseorang yang mencoba masuk kedalam suatu jaringan secara paksa dengan tujuan mengambil keuntungan, merusak, dsb.
b. Seorang yang menghilangkan copy protection
c. Seseorang yang melakukan kegiatan "crack"
Nah sudah bisa membedakannya bukan????
Singkatnya Hacker itu tidak merusak dan tidak merugikan orang sedangkan Cracker sangat merugikan dan merusak.
Nah Hacker memiliki etika dalam pekerjaannya yaitu :
Etika Hacker
1. Kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah suatu hal yang sangat baik dan berguna, dan sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode yang "open-source" dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakan peralatan pendukung apabila memungkinkan.
2. Keyakinan bahwa "system-cracking" untuk kesenangan dan eksplorasi sesuai dengan etika adalah tidak apa-apa [OK] selama seorang hacker, cracker tetap komitmen tidak mencuri, merusak dan melanggar batas-batas kerahasiaan.
Untuk memperkuat Hacker bukan berkonotasi negatif, Hackerpun memiliki aturan main yaitu :
Etika & Aturan main Hacker
• Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.
• Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan/lubang di keamanan yang anda lihat.
• Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
• Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
• Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh
• selalu mengetahui kemampuan sendiri.
• Selalu bersedia untuk secara terbuka/bebas/gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
• Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.
• Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
• Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yangdihack.
• Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.
